https://smkbinusademak.sch.id/wp-content/uploads/2017/11/1-6.jpg
fungsi dan jenis antena jaringan

Dalam artikel kali ini kita akan membahas fungsi dan jenis antena jaringan yang biasa digunakan, karena antena jaringan ini berbeda beda dan juga mempunyai fungsi yang berbeda.

Fungsi antena yakni sebagai perangkat atau alat yang mengalihkan dari suatu sinyal yang bersifat elektromagnetik kemudian melakukan membebaskan energi dari elektromagnetik tadi ke udara. Dan kebalikannya antena yang mempunyai fungsi ykani sebagai perangkat atau alat yang mengalihkan dari suatu sinyal yang bersifat elektromagnetik menjadi suatu sinyal yang bersifat listrik.

Karakteristik dari antena untuk memilih sebuah antena tentunya kita harus mempertimbangkan dan melihat karakteristik yang sesuai dengan letak tempat dmana kita akan aplikasikan antena tersebut. Karakteristik dari sebuah antena dapat digolongkan menjadi 3 golongan yakni polarisasi, pola radiasi, dan gain.

1.Antena grid

Antena ini merupakan salah satu antena yang digunakan untuk wifi yang populer, sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya.

Komponen penyusunnyan yaitu :

  • Reflektor
  • Pole
  • Jumper, fungsi menghubungkan antena dengan radio.

Antena grid ada dua macam yang dengan frekuensi yang berbeda yaitu 5,8 GHz dan 2,4 GHz. Disitu hanya perbedaannya terdapat pada polenya.

2. antena sectoral

Antena yang ini hampir mirip dengan antena omnidirectoral, yang juga di gunakan untuk meng access point to serv a poni – to – multi – point (P2MP) links. Dapat menampung hingga 5 client. Beberapa antena sectoral dibuat tegak lurus dan ada juga yang horizontal.

Keuntungan dari antena ini antara lain:

  • Dapat meminimaliskan biaya jaringan
  • Lebih aman
  • Untuk outdoor

Selain mempunyai keuntungan antena jenis ini juga mkempunyai kelemahan yang di antaranya :

  • Kelemahan pada sisi konfigurasi
  • Moilitas kurang
  • Kurang fleksible

3. antena flat

Antena flat ini seperti antena grid dan fungsinya juga sama dengan antena grid yaitu memfokuskan ke satu titik. Antena ini hanya digunakan untuk jarak yang dekat dan tidak untuk yang jauh, karena frequency nya kecil.

4. antena rocket

Fungsi nya point to point memiliki jangkauan sinyal yang sangat jauh, produk wireles ubiquiti. Menggunakan radio rocket M5, cara settingan nya menggunakan browser.

5. antena omnidirectional

Antena omnidirectional yaitu jenis antena yang memiliki pola pemancaranya sinyalnya ke segala arahdengan daya sama, untuk menghasilkan cakupan area yang luas, antena dengan daya sistem yang memancar secara beragam dalam satu pesawat dengan benntuk pola arahan dalam bidk tegak lurus. Antena ini akan melayani ataiu hanya memberi pancaran sinyal sekelilingnya atau 360 derajat.

6. antena omni slotted maveguide

Antena omni slotted maveguide ini merupakan salah satu antena omnidirectoral untuk memancarkan sinyal wireles LN 2,4 GHz dengan polarisasi horizontal. Memiliki kemampuan yang lebih jauh.

7. antena parabolik

Antena parabolik atau bisa disebut dengan (solid disc) : antena ini memeiliki fungsi dan frekuensi yang sama dengan antena grid, akan tetapi antena ini memiliki jangkauan yang lebih jauh dan lebih fokus dibandingkan antena grid. Antena parabolik atau (solid disc) biasanya digunakan untk aplikasi point to point jarak jauh.

8. antena wajan bolik

Jenis antena ini sering digunakan untuk ddi sisi client pada jaringan RT / RW- net , jaringan ini sudah dilegalkan oleh pemerintah pada 2005, untuk akses jaringan ini kita di perlukan perangkat keras berupa akses point, WLAN, dan juga usb wifi yang bekerja pada frekuensi 2,4 Ghz. Antena wajan bolik dapat digunakan untuk memperkuat sinyal hospot ( seperti mall, kampus, kafe, pusat kota atau tempat yang menyediakan “fre hotspot / hotspot area’’ dengan jangkauan hotspot s/d 1 km (tanpa halangan seperti gedung tingkat atau kondisi geografis).

9. antena yagi

Antena yagi adlah jenis antena radio atau televisi yang di ciptakan oleh seseorang yang bernama hidetsugu yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang. Antena yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu : driven adalah titik catu dari kabel antena. Biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelobang dari frekuwensi radio yang di pancaratau diterima.

Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal, dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven. Director adalah bagian pengarah antena ukuranya yang sedikit lebih pendek daripada driven.

Nah jadi sudah taukan fungsi dan jenis antena jaringan. dari semua apa yang ada di atas semoga bisa menjadi bermanfaaat buat kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *